Gelombang 6 m di Laut Arafuru Hadang KRI Teluk Cendrawasih 533

Gelombang setinggi 4 hingga 6 meter yang terjadi di laut Arafuru siap menghadang pelayaran KRI Teluk Cendrawasih (TCW)-533 yang hari ini Kamis (8/1) bertolak dari Tual menuju Merauke. Kondisi cuaca tersebut sesuai laporan dari BMG (Badan Meteorologi dan Geofisika), bahwa gelombang tinggi terjadi di sejumlah wilayah perairan Indonesia mulai Selasa hingga Sabtu (10/1), termasuk di laut Arafuru.

Kondisi cuaca tidak menguntungkan tersebut sudah terasa sejak Kamis (8/1) siang ketika KRI Teluk Cendrawasih-533 akan bertolak. Di Dermaga Lanal Tual angin bertiup begitu kencang sekitar 20 knot, sehingga keberangkatan kapal yang dijadwalkan pukul 12.00 (WIT) ditunda hingga menunggu kecepatan angin menurun.

Akhirnya setelah sandar di Dermaga Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tual selama 2 hari untuk melakukan bekul (bekal ulang) pengisian BBM dan air tawar, KRI Teluk Cendrawasih-533 Kamis (8/1) sore bisa bertolak menuju Merauke. “Dari sini saja anginnya sudah terasa kencang, nanti di laut Arafuru gelombangnya bisa setinggi 4 hingga 5 meter”, kata Komandan KRI Teluk Cendrawasih-533 Mayor Laut (P) Baharudin Anwar.

Kapal perang jenis Landing Ship Tank (LST) dari jajaran Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim) dan dikomandani Mayor Laut (P) Baharudin Anwar ini keberangkatannya dilepas oleh Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Lanal) Tual Kolonel Laut (P) Eko Murwanto dengan didampingi beberapa perwira stafnya.

Kapal perang yang membawa misi mendukung terlaksananya peresmian Pangkalan Utama TNI Angkatan Laut (Lantamal) XI Merauke ini, akan menempuh pelayaran kurang lebih selama dua hari. Sehingga dijadwalkan kapal ini bersama dengan KRI Teluk Sampit-515 yang mengambil rute pelyaran dari Surabaya langsung menuju ke Merauke akan tiba pada tanggal 10 Januari 2009.

Seperti diberitakan sebelumnya, bahwa untuk peresmian Lantamal XI Merauke seluruh panitia beserta tim pendukung lainya serta sebagian besar pasukannya dipersiapkan dari Surabaya. Untuk itu pada kegiatan tersebut Koarmatim telah memberangkatkan dua kapal perangnya, yakni KRI Teluk Cendrawasih-533 dan KRI Teluk Sampit-515.

Peresmian Lantamal XI Merauke sendiri yang direncanakan pada tanggal 15 Januari dan bertepatan dengan upacara peringatan Hari Dharma Samudera itu, akan diresmikan langsung oleh Kepala Staf TNI Angkatan Laut Laksamana TNI Tedjo Edhy Purdijatno, SH, dan dihadiri oleh pejabat Muspida Propinsi Papua dan Muspida Kabupaten Merauke. (@ TNI.Mil)

You can leave a response, or trackback from your own site.
Powered by Blogger